Tuesday, January 8, 2013

Menerima dengan ikhlas

Jika Dunia menyalahkan aku...
Sungguh aku akan menerima dengan tersenyum...

Akan tetapi jika Alloh menyalahkan aku...
Aku akan menangis dan memohon ampun kepadaNya...
 

Sungguh mereka tidak mengetahui...
Aku adalah aku, tapi aku bukan seperti apa yang engkau lihat...

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita selalu dihadapkan kepada banyaknya permasalahan. Sesungguhnya hanya ada dua pilihan dalam bersikap. Mau santun atau mau marah, mau jujur atau bohong, mau baik atau mau jahat... mau menolong atau cuek... dan seterusnya.

Manusia dapat diibaratkan seperti sebotol air... Jika kita tidak rapat-rapat menutupnya, melindunginya... Maka akan mudah sekali terkena noda. Bisa menjadi merah, bisa menjadi biru, bisa menjadi hijau dan lain sebagainya. Maka kita harus pandai-pandai memilih dan memilah dalam setiap perkara, dalam setiap pergaulan, dalam setiap kondisi dan seterusnya.

Kecintaan kepada Alloh hanya akan melahirkan "PERBAIKAN" dan "KEBAIKAN" di dalam hidup kita. Tidak sedikitpun kita berbuat baik dengan harapan agar kita mendapatkan yang baik untuk kita nantinya. Karena yang paling penting baginya adalah keridhoan dan pahala dari sang pencipta. Bukan karena untuk dirinya yang berkaitan dengan urusan dunia. Disini sungguh bahwa ilmu dunia itu bertolak belakang dengan ilmu Alloh.

Setiap perkara baik ataupun buruk, senang ataupun susah selalu diterima dengan penuh keikhlasan. Selalu diambil hikmah baiknya, selalu berusaha melihat apa pesannya dalam setiap kejadian. Sementara dalam setiap perbuatannya semua adalah demi Alloh semata, tanpa mengharap pujian, penghormatan, pengakuan dan lain sebagainya. Tidak ada rasa enak dalam berbuat baik dan karena pandai dalam bersikap.

Tidak takut terhadap celaan, fitnah, sakwa sangka dan lain sebagainya.


Wassallamu'allaikum WrWb.

No comments:

Post a Comment